Kamis, Maret 26, 2009

Menjadi Produk yang mendunia

Menjadi Produk yang mendunia

Alhamdulillah, Semoga Rasulullah selalu mendapatkan salam dan shalawat dari umatnya yang mengetahui, Semoga pendahulu, orang tua dan guru2 kita mendapat kemuliaan karena kontribusi manfaat keilmuan dan pengalaman yang telah dibagikan kepada kami semua.

Dear teman dan sahabat yang baik,

Saat ini kami menjalankan apa yang kami sebut ikhtiar dan doa, pada saat yang sama dalam setiap kesempatan kami berusaha untuk menggali dan mendapatkan potensi bisnis yang bisa saja menjadi deal dengan cara yang tdk kami duga sebelumnya. dan rekan-rekan menyebutnya sebagai small winning.

Silaturahmi yang benar-benar berlandaskan pada apa yg telah dijanjikan Alloh. menjadikan apa yang kita ikhtiarkan menjadi terealisasi pada saat yang kita tidak duga sebelumnya. Tambahan order mengalir dari orang yang dulunya kita anggap biasa2 saja. namun dari beliau saat ini mengalir deras order yang kita harapkan.

Berbagi keuntungan, share pengetahuan dan pengalaman, menjadi sesuatu kebutuhan yang harus kita penuhi lebih dari sekedar anjuran berbuat kebaikan. karena dari sanalah kebahagiaan melihat dan melalui keberhasilan bersama menjadi sesuatu yang membawa manfaat dan keberkahan tersendiri.

Saat ini kami berusaha meninggalkan jejak-jejak kebaikan bagi semua, melalui apa yang telah kami upayakan selama bertahun-tahun. Akan kami komunikasikan semua informasi dan pengalaman yang kami miliki. untuk kebaikan, manfaat dan kemuliaan bersama.

Sambal Goreng Kering TEMPE ke JEPANG. dan Sambal Goreng Kering TEMPE ikut menemani perjalanan UMROH dan HAJI, selengkapnnya

Selasa, Maret 17, 2009

Testimoni Mengenai Selimut

disadur dari email pak Sam

Pegang, sentuh, rasakanlah! anda pasti akan kehilangan kata-kata

Thursday, March 12, 2009 at 1:56am
Malam ini tadi saya, pak farid b dan mas febri ngobrol-ngobrol dan cangkruan dirumah saya. seperti biasanya, saat cangkruan yang menjadi budaya di surabaya, kita ngobrol ngalor ngidul, tanpa ujung pangkal. tapi karena yang kumpul para entrepreneur maka pastilah masalah tentang bisnis yang menjadi benang merah berbagai topik pembicaraan kita.saat hampir tengah malam dan acara dah mau bubar justru perbincangan kita membahas tentang selimut jepang milik baginda raja selimut.

saya baru tau ternyata salah satu dari kawan saya ini adalah pedagang besar selimut jepang. saya sendiri awalnya blas gak tertarik sama selimut jepang, bayangan saya selimut ya tetap selimut, selembar kain tebal yang di pake buat membungkus tubuh diwaktu tidur saat udara dingin. lha surabaya segini panasnya, ngapain saya mesti tidur pake selimut.

trus teman saya tadi ngeluarin contoh selimut dari bagasi mobilnya yang selalu penuh selimut jepang dagangannya. dia kemudian minta pada saya supaya saya memegang selimut dagangannya. dia bilang juga pada saya, dijamin setelah saya pegang itu selimut, saya pasti gak bisa ngomong. temen saya yang satunya juga ikut ngomporin karena dia juga terkena gejala yang sama saat melakukannya (sekarang dia juga ikutan jualan).

saya akhirnya buka plastik pembungkus selimut, trus saya raba selimut hasuko itu. pas saya pegang, otomatis tangan saya gak mau brenti ngeraba raba itu selimut, saya bener-bener sampe gak bisa ngomong saking nikmatnya ngeraba selimut itu. produk yang luar biasa begitu lembut dan nikmatnya yang saya rasakan, sampe-sampe kedua teman saya itu ketawa ngakak melihat ekspresi wajah saya.

wah, tadinya saya anggap sepele selimut jepang itu. anggapan saya itu langsung berubah seketika. saya langung angkat topi dan beri hormat pada produk baginda raja selimut ini. selimut beliau sungguh luar biasa. saya bener-bener gak bisa ngomong dan terdiam saking nikmatnya sesaat setelah pegang-pegang dan raba-raba.

untung aja saat itu sudah tengah malam dan istri saya sudah tidur, coba kalo istri saya masih melek dan saya suruh pegang juga, dia pasti akan langsung beli selimut itu tanpa banyak komentar lagi.selain produknya yang luar biasa, cara jual produknya pun luar biasa. calon konsumen seperti saya cuman disuruh pegang dan raba-raba saja, tidak lebih. bahkan tidak ada sepatah katapun tentang puji-pujian akan kehebatan produk yang ditawarkan, gak ada permintaan untuk membeli barang, bahkan si penjualpun bersikap seolah-olah bukan penjual yang menawarkan barang dagangan. melainkan sebagai pahlawan yang menawarkan kenikmatan.

akibatnya efeknya juga luar biasa, saat konsumen seperti saya memegang selimut itu, meraba-raba dan merasakan kelembutannya bisa bikin kehilangan kata-kata dan gak ngerti mesti berkomentar apa saking nikmatnya. saat itu, otak si konsumen seperti otak saya, kemudian langsung bereaksi untuk memerintahkan mulut agar kemudian menanyakan berapa harganya. tapi itupun gak langsung keluar kata-kata dari mulut. kata-kata saya baru akan keluar setelah si pedagang tertawa dan berkomentar tentang rasa nikmat dari meraba selimut itu.

dan bisa ditebak dialog berikut antara saya dan teman yang bawa selimut itu adalah masalah harga dan kwalitas dari selimut sang baginda.saya juga gak tau apakah ini yang disebut sebagai hipnoselling atau bukan, tapi rasanya sunguh luar biasa, beneran deh. megang barangnya aja, padahal gak niat bisa langsung bereaksi dengan transaksi jual beli. makanya temen saya ini di surabaya bisa jadi pedagang besar dari produknya baginda raja selimut.

jualan tanpa banyak ngomong dan hanya nyuruh megang!penasaran saya berikutnya kenapa temen ini jarang bahkan mungkin tidak pernah disinggung oleh baginda raja dalam berbagai tulisannya, padahal dari informasi yang saya peroleh omsetnya disurabaya termasuk oke banget lho. padahal saya pinginnya sih ada tokoh baru dari surabaya yang bisa di blow up lagi. dari diskusi kita berikutnya,

saya kemudian mencoba menyimpulkan bahwa baginda raja itu jagoan nggiring bola. dan bola yang digiring itu bukan bola yang besar tapi bola-bola yang kecil. bola yang kecil akan digiring oleh beliau supaya terpacu untuk besar. nah kalo bola yang kecil bisa besar maka otomatis omset dagangan beliau akan aman. hebat sekali strategi ini, beliau selalu melindungi yang kecil dan membantu yang kecil supaya besar.dari tulisan-tulisan beliau yang saya baca.

saya melihat cara beliau menggiring bola kecil sehingga bisa jadi bola besar hanya dengan membimbing, membina dan mencuci otak setiap pelanggannya sehingga mindsetnya bisa berubah. cara-cara beliau itu menurut saya juga mudah, simple, sederhana dan tidak muluk-muluk.

beliau hanya bilang pada pembaca tulisan-tulisannya seperti saya, bahwa berdagang itu gampang dan bisa dilakukan dengan mudah tanpa terlalu rumit perencanaannya.beliau selalu menuntun para pembaca dan pelanggannya hanya dengan meberikan berbagai contoh yang real. cara menawarkan barang yang gampang, cara memajang barang dagangan dengan mudah dan murah, cara beriklan yang praktis serta memberikan berbagai tips dan trik lainnya yang gampang ditiru.

beneran deh, saya pun hanya dengan mbaca langsung bisa menyimpulkan dan gak pake mikir lagi bahwa semua teori yang ditulis oleh baginda raja akan mudah diterapkan. saya rasa teori-teori beliau gak ada yang sulit, semua selalu mudah dicerna dan gampang dilaksanakan. beliau membimbing lewat tulisan-tulisannya. semua orang yang mau membaca tulisan-tulisan beliau akan merasa terbantu dalam berdagang.

baginda raja selimut, selalu melayani dan memberi dulu. membuat pembaca dan pelanggannya pandai. dengan memberi, melayani dan membuat pandai orang maka baginda membuat banyak orang terinspirasi dan pingin ketularan sukses.beliau ini berjualan tanpa harus menjual dengan menawarkan dagannya. tapi beliau berjualan dengan cara memberi orang lain kenikmatan. tapi justru itu yang bikin sang baginda semakin mantap di singgasanannya.

Senin, Maret 16, 2009

Pedagang -> Sewa -> Pengusaha

PEDAGANG SEWA PENGUSAHA

Kami bingung membaca judul di atas, tapi setelah membaca ulasan yang panjang lebar ini, ngeh juga apa maksudnya... semoga menginspirasi.

-----
Sebuah tulisan menarik dari mas Donny Kris, komandan TDA Malang. milis TDA Ngalam.

Bila ada rekan yang berkunjung ke kantor, Saya paling sering mendapat pertanyaan seperti ini :
"Mas Donny mulai berbisnis tahun berapa?". Entah kenapa ini adalah pertanyaan favorit (mungkin ditanyakan karena usia saya masih muda kali ya?), yang karena begitu favoritnya hingga saya kadang harus menjelaskan panjang lebar.

Karena pertanyaan favorit (yang berulang-ulang) , sayapun sudah punya 'template' jawaban seperti ini: 'Saya memulai berbisnis (baca: jadi pengusaha) masih baru 3 tahun mas, kira-kira tahun 2006-an' Lalu pasti ada pertanyaan lagi seperti ini: 'Loh koq cepet banget mas perkembangan bisnisnya? hanya dalam waktu 3 tahun?' Dan karena sudah ada template, maka saya lanjutkan dengan : 'Iya mas, masih 3 tahun menjadi pengusaha. Tapi sebelumnya saya sudah 6 tahun menjadi pedagang. Saya berdagang mulai tahun 2000-an mas'

Dan biasanya yang menanyakan pertanyaan favorit tadi ada sedikit rasa kebingungan (biasanya saya amati dari perubahan bola matanya, atau kerutan dahinya hehehe..). Setelah itu, biasanya baru saya jelaskan panjang lebar... Menurut saya (sekali lagi ini hanya menurut saya loh), untuk terjun ke dunia bisnis sebaiknya kita perlu memahami kedua arti diatas : Pedagang & Pengusaha. Suatu istilah yang mempunyai kemiripan, namun bagi saya memiliki arti berbeda.

Di kampung halaman rumah ortu saya dahulu, ada seorang penjual sayuran keliling yang telah 'berdagang' mulai saya TK hingga saya SMA. Berarti kira-kira 14 tahun setiap hari dia keliling desa untuk menjajakan sayurannya. Meskipun kebutuhan hidupnya tercukupi dengan menjual
sayuran, tapi tetap saja dia melakukan rutinitas (menjual sayuran) itu hingga 14 tahun lamanya! Tidak ada peningkatan yang berarti dari tahun ke tahun, karena mungkin saja dia (maaf) tidak memiliki visi yang cukup bagus dalam 'bisnisnya'.

Pedagang, menurut saya adalah 'orang yang memperjualbelikan sesuatu dengan tanpa visi jauh kedepan', atau bisa juga 'memperjualbelikan sesuatu hanya berorientasi pada profit jangka pendek'. Mereka umumnya berorientasi pada target jangka pendek. Misalnya, hanya sekedar
berdagang mencari untung, tanpa memperhatikan bagaimana target pertumbuhan bisnisnya bulan depan atau tahun depan atau 5 tahun lagi, atau bahkan jia dia meninggal apa bisnisnya masih bisa diwariskan atau tidak.

Sedangkan Pengusaha, menurut saya adalah 'orang yang memperjualbelikan sesuatu dengan visi jauh kedepan', atau bisa juga 'memperjualbelikan sesuatu TIDAK hanya berorientasi pada profit jangka pendek'. Jadi pembeda utama antara Pedagang vs Pengusaha terletak pada Misi Visi
bisnisnya. Dan bukan terletak pada jenis bisnisnya.

Silakan perhatikan contoh berikut ini: Pak Arif dan Pak Aman sama-sama menjadi pengayuh becak 10 tahun yang lalu. Setelah 3 tahun, Pak Arif tetap mengayuh becak, Pak Aman dari hasil kerjanya mulai membeli 1 becak lagi untuk disewakan. Setelah 5 tahun, Pak Arif tetap mengayuh becak, Pak Aman menginvestasikan kembali hasil kerja plus hasil sewa becaknya
untuk membeli lebih banyak becak lagi, kini ia punya 10 becak yang disewakan.

Setelah 10 tahun, Pak Arif tetap mengayuh becak, Pak Aman sudah tidak menjadi pengayuh becak karena ia bisa hidup dari becak sewaanya... Mana yang bermindset Pedagang, mana yang bermindset Pengusaha?

Ada contoh 1 lagi.
Cak Man dan Cak To adalah sama-sama penjual bakso di kota Malang sejak 15 tahun yang lalu.
Pada tahun ke-10, Cak To tetap menjadi penjual bakso keliling, Cak Man mulai merancang 'konsep' franchise Sekarang, Cak To tetap menjadi penjual bakso keliling, Cak Man sudah mempunyai puluhan gerai franchise miliknya dan kini ia tidak bekerja lagi. Sekali lagi mana yang bermindset Pedagang, mana yang bermindset Pengusaha?

Dalam catatan perjalanan bisnis saya, Selama 6 tahun saya bermindset 'pedagang' saya hanya fokus pada profit. Saya tidak tahu berapa pertumbuhan bisnis saya tahun ini atau berapa target pertumbuhan bisnis tahun depan. Blank. Yang penting jalan, enjoy aja.... karena toh dari profit tersebut saya bisa membiayai kuliah saya (waktu itu masih mahasiswa) dan juga untuk sedikit kebutuhan hidup lainnya. Dan ternyata, setelah menginjak tahun ke-5 berdagang saya rasakan mulai ada kejenuhan besar. Karena rutinitas sehari-hari hanya itu-itu saja. Tidak ada tantangan yang berarti karena Visi bisnis tidak ada. Mau ngapain lagi ya..?

Dalam masa 'berdagang' ini, saya sempat menjalankan 4 bisnis yang berganti-ganti : Toko komputer, kursus komputer, web designer dan programmer freelance. Dan bisa ditebak : semuanya berjalan dengan hasil buruk! Karena tidak punya visi, semuanya jadi hambar. Sekedar untuk mencari profit, tidak ada pertimbangan lainnya. Motivasi juga sering loyo dan naik turun (banyak turun-nya). Hampir saja saya menyerah dengan pindah kuadran ke Employee karena yang dipikirkan adalah profit yang diterima sekarang jauh lebih kecil jika saya bekerja sebagai programmer di perusahaan besar (mindset saya saat itu bercita-cita menjadi programmer).
Hingga pada pertengahan 2005, saat mental saya sedang down, saya bergabung dengan banyak komunitas Enterpreneur baik skala lokal maupun nasional. Saya banyak belajar dari mereka. Dan saya menemukan jawaban yang saya cari selama ini : mengapa bisnis saya serasa hambar?

Ternyata karena saya tidak punya Visi!

Saya masih ingat betul bagaimana Seseorang mencerahkan mindset saya, membuka pikiran saya dengan membedakan Pedagang dengan Pengusaha! Ternyata yang saya lakukan selama ini masih bermindset pedagang, bukan pengusaha.

Dan setelah itu, saya mempunyai pemahaman yang baru tentang berbisnis dengan mindset Pengusaha. Saya mulai dengan menjalankan perusahaan yang saya tekuni hingga sekarang ini.
Bagaimana dengan bisnis anda saat ini? Saya yakin, anda sudah mempunyai Misi & Visi Bisnis yang jelas kan..?

Sabtu, Maret 14, 2009

Better

BETTER

Untuk menjadi lebih baik, sebagian besar dari kita harus berubah, sesederhana apapun perubahannya, tetap berubah namanya, dan ini menjadikan kemungkinan dan kesempatan terbuka lebar. Apapun perubahan yang kita lakukan, arahnya selalu menuju kepada yang lebih baik.

dan yang sangat penting mendasari semua yang kita lakukan adalah segalanya membuat kita menjadi lebih dekat kepada Alloh SWT. walau itu hanya sekedar perasaan di dalam hati.

Rabu, Maret 11, 2009

Komitmen untuk berbagi

Komitmen untuk berbagi

Saat ini kami berdua, saya dan istri berusaha untuk berbagi ilmu, pengetahuan dan pengalaman yang kami miliki.

Saya mempunyai background Industrial engineering dengan optimasi, financial cost control, economical engineering, supply chain management, manajemen proyek dan bidang keilmuan industri praktis. selama bisa kami share akan kami sampaikan kepada siapa saja yang membutuhkan.

Sedangkan istri saya, Rizqa kharisma, dengan profesinya sebagai dokter, konsultasi kesehatan dan pengobatan menjadi aktivitas kesehariannya.
Disini kami membuka peluang seluas2nya bagi siapa saja yang memerlukan pengetahuan dan pengalaman kami dalam dua hal di atas.

Silakan tuliskan kebutuhan dan persoalan yang anda hadapi, semoga kami bisa share apa-apa yang kami miliki untuk kebaikan semua.

Sabtu, Februari 28, 2009

Perjalanan Untuk Action

PERJALANAN untuk ACTION

Dalam kesempatan kali ini, ijinkan saya untuk menuliskan beberapa hal mengenai Selimut dan Sajadah berbahan Acrylic yang dikomandoi oleh p Hadi. Perjalanan untuk mengetahui dan mengerti benar apa yang dinamakan produk ini sampai pada perjalanan ke sumber-nya tahun lalu. beberapa foto dari kegiatan tahun lalu ada dibawah ini,

ikut dalam aura persiapan dan diskusi (dua dari kiri)
dan "magang" di stand pak Hadi (dua dari kanan)
selengkapnya bisa dilihat di sini dan di sini


Saat ini, perubahan yang lebih baik dan yang terjadi terus menerus, menginspirasi banyak orang untuk menebar kebaikan kepada sesama.
Berikut ini informasi mengenai katalog dan harga produk-produk selimut dan sajadah berbahan acrylic yang dilabeli HASUKO. Katalog Sajadah, bisa anda "save picture as " dan anda print sebagai katalog offline demikian juga untuk Katalog Selimut Katalog-katalog tersebut sangat banyak membantu untuk menjelaskan kepada customer mengenai produk-produk yang ikut kami bawakan ini.
Untuk dapat lebih merasakan secara langsung kelembutan produk berkualitas tersebut, silakan anda datang ke tempat kami.
______________________________________________________

Nasrulloh Jamalludin Telp 031-70284290 081 330 894 178 Fax 031-8540268

Jl. Kol Sugiono 25 Kureksari Waru Sidoarjo (rumah 01)
Jl. Anggrek VI-34 Kureksari Waru Sidoarjo (rumah 02_Selimut dan Sajadah)
Jl. Hayam Wuruk 46A Sawotratap Gedangan Sidoarjo (rumah 03_produksi TEMPE & Olahannya)
Jl. KH Syukur P-14 Griya Karya Sedati Permai-Sedati (rumah 04)
_______________________________________________________

DAFTAR HARGA untuk tahun 2009 bisa anda peroleh dengan mengikuti link tsb atau dengan mengirimkan email ke alamat jamalludin@gmail.com dengan subyek diawali dengan[PRICE-Retail]_nama_kota anda. Dengan senang hari akan kami kirimkan ke alamat email anda.

Kami juga bisa membantu untuk mengirimkan burning CD berisi katalog tsb dengan ongkos pengganti sebesar 30rb, ongkos kirimnya ditentukan kemudian sesuai alamat pengiriman yang diinginkan.

Anda bisa mengirimkan permintaan CD melalui sms ke 081330894178 atau email kepada kami jamalludin@gmail.com lengkap dengan informasi nama dan alamat pengirimannya

Minggu, Februari 22, 2009

FACEBOOK

Empat belas tahun yang lalu, sesaat setelah duduk dibangku kuliah, Jamal merasakan berinteraksi dengan orang diberbagai belahan dunia via internet dan email. Ingat sekali bahwa email gratisan yang pertama kali dipakai adalah hotmail, yang selanjutnya diikuti oleh berbagai pilihan lainnya yang ditawarkan yahoo, gmail. dan email2 kantor lainnya.

14 tahun lalu, hanya bisa komunikasi via tulisan dan sedikit gambar, dengan konsumsi waktu yang cukup lama untuk mempersiapkannya.

Namun saat ini, semua bergerak begitu cepat, bahkan tidak hanya kecepatannya saja yang terasa, percepatannya semakin lama semakin bertambah. waktu akses yang dulu terbatas, sekarang menjadi tidak terbatas, biaya akses yang dulunya mahal, sekarang menjadi demikian murah.

Jamal pernah merasakan ke warnet dengan harga 30rb perjam, jadi untuk pakai setengah jam, harus bayar 15 ribu. yang saat ini dengan nilai yang sama bisa mendapat waktu akses 5-6 jam lebih. bisa dibayangkan kemajuan 10 kali lipat dengan harga yang jauh lebih murah.

Fontpage, Milist, Blogspot, Wordpress dan sekarang Facebook, melengkapi ketersediaan media komunikasi yang berkembang sangat pesat. beberapa saat lagi, pertemuan online bisa dilakukan dirumah masing-masing peserta dengan saling berinteraksi tatap muka yang bisa diikuti oleh seluruh penduduk dunia.

Dibelakang ini semua, manusia tetap menjadi bagian terpenting. baik sebagai subyek maupun obyek. Setiap individunya bersifat unik melengkapi harmoni yang mengisi pengalaman hidup masing-masing. melalui interaksi, komunikasi dan melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi manusia lainnya.

20090222_Jamal mulai mengenal Facebook...

Sabtu, Februari 14, 2009

TEMPE Sidoarjo

, tempeTerbuka tawaran untuk menjadi agen tempe produksi kami

Keluarga kami sejak 1980 sampai sekarang tetap konsisten memproduksi TEMPE dan Olahanya. Produksi kami meliputi tempe kotak padat ala tempe malang, tumpuk tempe kapuk, tempe bungkus plastik, juga olahan tempe berupa keripik tempe dan sambal goreng kering tempe.

tempe bungkus plastik yang kami produksi



Sambal goreng kering tempe cocok untuk dibawa sebagai oleh-oleh atau bekal perjalanan haji selain daging abon. sedangkan Tempe bungkus plastik makin banyak diminati konsumen karena kepraktisannya dan tidak meninggalkan kandungan gizi protein dalam tempe.

tempe bungkus plastik setelah proses peragian

Bagi saudara, rekan dan teman yang berminat untuk menjadi bagian dari alur distribusi produksi tempe dan olahannya bisa menghubungi kami di Rumah Produksi Jl. Hayam Wuruk 46a Sawotratap Gedangan Sidoarjo telp 031-70284290 (Jamal).

Anda bisa mulai memberikan modal untuk saudara-saudara disekeliling anda, hanya dengan 60ribu anda mendapat 20 bungkus starter per hari. Bila anda punya informasi mengenai kebutuhan mengenai tempe dan olahannya segera hubungi kami juga, kami sediakan balasan bagi hasil untuk jasa anda tersebut. Semoga kerjasama ini bisa memanjangkan tali silaturahmi bisnis kita.

Profil dengan update pada tahun lalu bisa dilihat pada alamat berikut ini
http://nuansaalamsegar.indonetwork.co.id/profile/nuansa-alam-segar.htm

Jumat, Februari 13, 2009

Tawaran Terbuka

Mendapat manfaat tidak harus memiliki

Menyambung tulisan sebelumnya, saya sedang berpikir terbuka, Apabila ada yang lebih banyak memanfaatkan rumah DELTA tsb, tentu kontribusi rumah ini kepada kebaikan semakin banyak.

Prinsip siapa yang menebar kebaikan akan menuai kebaikan pada masanya akan menjadi nyata.
kemudahan-kemudahan yang datang kepada kami ternyata datangnya melalui orang lain juga

Bagi siapa saja yang membutuhkan kontribusi rumah ini bagi aktivitasnya, silakan hub kami. Semoga bisa membantu dan memberikan bagian manfaat rumah ini.

Rumah DELTA ku bisa memberikan kontribusi

RUMAH DELTA

Minggu ini teman dari Malang, tanya ke saya "pak Jamal ada rumah yang bisa dipakai untuk menginap selama beberapa hari minggu ini?". Ada pak, tapi belum dibersihkan ya, karena hanya dipakai sabtu minggu saja, untuk dibersihkan dan dirawat. kalau mau bisa datang langsung ya.

Saya tanya "Ngomong-ngomong buat apa pak Jamul? ada acara apa?"
"Ini lho pak ada 6 orang teman-teman mahasiswa dari malang yang akan ikut lomba di CITO. membutuhkan penginapan kurang lebih 3 harian. kira-kira berapa pak biayanya?" tanya pak Jamul.

"Saya tidak tentukan tarifnya pak, silakan ditempati saja dan minta tolong dibersihkan kalau sudah ya. dan satu lagi pesan sponsor-nya, No smoking inside ya.. biar nggak ada masalah dengan istri saya, karena istri saya alergi asap rokok dan bekas baunya."

"OK pak Jamal, nggak ada masalah, terima kasih banyak. Nanti saya ambil kunci rumahnya."
"Baik pak, Silakan, semoga menang lombanya ya."

dan mereka telah memanfaatkan rumah delta tsb untuk membantu aktivitas mereka selama
di Surabaya selama musim hujan februari ini. Alhamdulillah rumah ini telah berkontribusi terhadap kemajuan dan aktivitas teman-teman mahasiswa dan pembimbingnya. Semoga benefitnya bisa menular kepada yang lainnya. Amin..

Jumat, Februari 06, 2009

Sukses yang mana?

Sebuah Renungan ttg KESUKSESAN--by : abcdefg--

Saya coba menjabarkan kisah sukses saya berdasarkan pengalaman saya sendiri.... Saya banyak terpengaruh oleh kesuksesan Kelvin Hui (saya beruntung bisa datang ke seminarnya tahun lalu di Jakarta ).

Kelvin Hui adalah seorang Web Publishing Businessman (Founder ambatch.com & SEO Master), yang berhasil mendapatkan kontrak dengan Yahoo! senilai 20 juta US hanya untuk mempromosikan Yahoo! di Hongkong, Korea & Jepang selama 3 tahun!

Yang menarik manusia ini justru sangat2 sederhana dalam berpakaian, tutur katanya sangat halus namun penuh kebijaksanaan yang membuat pemikiran saya berubah 180 derajat ttg kesuksesan.

Sukses itu sederhana, sukses tidak ada hubungan dng menjadi kaya raya, sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata kiyosaki / tung desem waringin / the secret, sukses itu tidak perlu dikejar, SUKSES adalah ANDA ! karena kesuksesan terbesar ada pada diri Anda sendiri...
Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi 1 ovum, itu adalah sukses pertama Anda!

Bagaimana Anda bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat, itulah kesuksesan Anda
kedua...
Ketika Anda ke sekolah bahkan bisa menikmati studi PT di saat tiap menit ada 10 siswa drop out krna tidak mampu bayar SPP, itulah sukses Anda ketiga...
Ketika Anda bisa bekerja di perusahaan bonafit, di saat 46 juta orang menjadi pengangguran, itulah kesuksesan Anda keempat...
Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari, di saat ada 3 juta org mati kelaparan setiap bulannya itulah kesuksesan Anda yang kelima...
Sukses terjadi setiap hari, Anda tidak pernah menyadarinya. ..

Saya sangat tersentuh ketika menonton film Click! yg dibintangi Adam Sandler, "Family comes first", begitu kata2 terakhir kepada anaknya sebelum dia meninggal... Sakin sibuknya di Adam Sandler ini mengejar kesuksesan, ia sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk anak & istrinya, bahkan tidak sempat menghadiri hari pemakaman ayahnya sendiri, keluarga nya pun berantakan, istrinya yang cantik menceraikannya, anaknya jadi ngga kenal siapa ayahnya...

Sukses selalu dibiaskan oleh penulis buku laris supaya bukunya bisa terus2an jadi best seller dng membuat sukses mjd hal yg rumit dan sukar didapatkan...Sukses tidak melulu soal harta, rumah mewah, mobil sport, jam Rolex, pensiun muda, menjadi pengusaha, punya kolam renang/helikopter, punya istri cantik sprti Donald Trump, & resort mewah di Karibia...

Tapi buat saya pribadi yg bisa hidup dng sangat berkecukupan, saya rasa sukses memiliki arti yang berbeda...Sukses adalah mencintai & bangga terhadap diri Anda sendiri, mengerjakan apa yang Anda sukai kapan saja dan di mana saja....

Sukses sejati adalah hidup dng penuh syukur atas segala rahmat Tuhan, sukses yang sejati adalah menikmati & bersyukur atas setiap detik kehidupan Anda, pada saat Anda gembira Anda, gembira sepenuhnya, sedangkan pada saat Anda sedih, Anda sedih sepenuhnya, setelah itu Anda sudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi.

Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Allah, hidup baik, tidak menipu, apalagi scam, saleh & selalu rendah hati,

Sukses itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan, tidak lagi menginkan kesembuhan ketimbang sakit, sukses sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan, keadaan, dan kekurangan Anda apa adanya dengan penuh syukur.

Saya berani berbicara seperti ini, karena hidup yang saya alami ini seperti roda pedati, ketika masih mahasiswa hidup begitu nelangsa cuma mampu makan warteg 1 kali sehari dng nasi setengah + sayur gratis + tempe goreng. Tapi ternyata dl nikmat makan di warteg kok sama saja bila dibandingkan ketika saya makan di restoran mewah di Amerika, toh...

Saya pernah tidur di kolong langit, beralaskan tanah & terpal, hujan keujanan, & panas kepanasan. Tapi ternyata lelapnya saya tidur dulu kok bisa sama saja yah bila dibandingkan ketika saya tidur di hotel bintang 5 di Jepang, toh...

Saya dulu, pulang-pergi ke sekolah jalan kaki sejauh 40 km Mas, pakai baju lusuh, tas kotor & alat tulis seadanya, datang ke sekolah selalu menjadi bahan tertawaan teman2 yg lebih kaya, tapi kok sama saja toh enaknya ketika saya dijemput oom saya naik mercy, sama2 nyampe jg ternyata, Mas...

Saya pernah diundang bos saya ke rumah barunya, utk menikmati ruang auditoriumnya, ada speaker untuk karaoke, ada utk mendengarkan musik, ada utk home theater, dia bilang harga speaker Thiel-nya untuk mendengarkan musik saja harganya 400 juta, saya disuruh dengerin waktu beliau putar musik jazz, memang enak sekali, suara dentingan gelas & petikan bass bisa terdengar jelas, tapi kok setengah jam di situ, saya bosan juga toh, Mas.Sama aja nikmatnya mendengarkan musik di komputer sendiri, speakernya cuman Simbadda 100 rb...

Pernahkah Anda menyadari?Anda sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang uang hanyalah alat tukar, Anda sebenarnya membeli rumah dari waktu Anda.
Ya, Anda mungkin harus kerja siang malam utk bayar KPR selama 15 tahun atau beli mobil/motorkan kredit selama 3 tahun.

Itu semua sebenarnya Anda dapatkan dari membarter waktu Anda, Anda menjual waktu Anda dari pagi hingga malam kepada penawar tertinggi untuk mendapatkan uang supaya bisa beli makanan, pulsa telepon dll... Aset terbesar Anda bukanlah rumah/mobil Anda, tapi diri Anda sendiri,

Itu sebabnya mengapa org pintar bisa digaji puluhan kali lipat dari orang bodoh... Semakin berharga diri Anda, semakin mahal orang mau membeli waktu Anda...
Itu sebabnya kenapa harga 2 jam-nya Kiyosaki bicara ngalor ngidul di seminar bisa dibayar 200 juta ato harga 2 jam seminar Pak Tung bs mencapai 100 juta!!!Itu sebabnya kenapa Nike berani membayar Tiger Woods & Michael Jordan sebesar 200 juta dollar, hanya untuk memakai produk Nike.Suatu produk bermerk mjd mahal/berharga bukan karena merk-nya, tapi karena produk tsb dipakai oleh siapa...

Itu sebabnya bola basket bekas dipakai Michael Jordan bisa terjual 80 juta dollar, sedangkan bola basket bekas dng merk sama bila kita jual harganya justru malah turun...
Hidup ini kok lucu, kita seperti mengejar fatamorgana, bila dilihat dari jauh, mungkin kita melihat air/emas di kejauhan, namun ketika kita kejar dng segenap tenaga kita & akhirnya kita sampai, yang kita lihat yah cuman pantulan sinar matahari/corn flakes saja ternyata...

Lucu bila setelah Anda membaca tulisan di atas Anda masih mengejar fatamorgana tsb ketimbang menghabiskan waktu Anda yg sangat berharga untuk sungkem sama orangtua yg begitu mencintai Anda, memeluk hangat istri/kekasih Anda, mengatakan "I love you" kepada org2 yang anda cintai : orang tua, istri, anak, sahabat2 Anda.

Lakukanlah ini selagi Anda masih punya waktu, selagi Anda masih sempat, Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan meninggal, mungkinbesok pagi, mungkin nanti malam, LIFE is so SHORT.

Luangkan lebih banyak waktu untuk melakukan hobi Anda, entah itu bermain bola, memancing, menonton bioskop, minum kopi, makan makanan favorit Anda, berkebun, bermain catur, memancing, atau berkaraoke.. .
Enjoy ur life, life is so short...